Pentingkah Mengkonsumsu Probiotik?

0
92

Tahukah Anda bahwa probiotik adalah mikroorganisme hidup dan termasuk bakteri? Namun, bakteri yang tergolong probiotik bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tak heran jika sering disebut sebagai bakteri baik. Penggunaan probiotik juga umum di masyarakat.

Perlu diingat, tidak semua bakteri bersifat patogen atau menyebabkan penyakit pada tubuh Anda. Faktanya, hampir 99% bakteri tidak berbahaya atau bahkan bermanfaat bagi kesehatan.

Saat ini, banyak produk menyertakan informasi tentang mengandung probiotik atau menambahkan konten probiotik ke dalamnya. Ini bukan tanpa alasan.

Kandungan probiotik dalam makanan, minuman atau suplemen akan menjadi daya tarik tersendiri, karena memiliki manfaat bagi kesehatan. Banyaknya bakteri baik tersebut diketahui bermanfaat bagi kesehatan pencernaan hingga meningkatkan stamina.

Meski begitu, ada penelitian yang menyatakan bahwa manfaat probiotik tidak bisa dianggap remeh. Karena terdapat berbagai jenis strain atau spesies mikroorganisme yang memiliki efek berbeda pada tubuh.

Efek samping seperti sembelit, kembung, mual dan infeksi juga tersedia karena asupan probiotik.

Idealnya waktu yang tepat untuk mengonsumsi probiotik adalah sekitar 30 menit sebelum makan untuk mendapatkan manfaat maksimal. Lebih baik lagi jika Anda sendiri memeriksakan diri ke dokter tentang asupan probiotik yang tepat.

Sebelum Anda memutuskan untuk mulai mengonsumsi probiotik, yuk simak dulu fakta-fakta tentang probiotik di bawah ini!

Fakta di balik probiotik

Banyak penelitian menunjukkan bahwa probiotik memiliki banyak manfaat, di antaranya meningkatkan stamina, mengurangi reaksi alergi, mencegah penyerapan lemak jahat, dan menjaga berat badan.

Namun, manfaat terpentingnya adalah menjaga kesehatan saluran pencernaan. Caranya dengan mencegah bakteri patogen tumbuh di usus dan membantu pencernaan makanan melalui proses fermentasi.

Selain sebagai pintu gerbang makanan, saluran pencernaan juga berfungsi sebagai “pintu gerbang” masuknya zat asing, termasuk bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit. Sebab, usus juga memiliki fungsi penting dalam sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit.

Fungsi ini dibantu oleh probiotik di dalam usus yang memberi sinyal adanya bakteri patogen ke dalam tubuh, membantu produksi sel kekebalan dan mencegah pertumbuhan bakteri patogen tersebut.

Lactobacillus, Bifidobacteria, dan Streptococcus thermophilus merupakan jenis bakteri baik dan Saccharomyces boulardii merupakan jamur yang juga tergolong probiotik.

Meskipun ada banyak jenis probiotik lainnya, ini adalah probiotik yang paling umum dan terutama ditemukan di usus besar (usus besar). Oleh karena itu, banyak makanan yang ditambahkan atau mengandung probiotik karena memiliki manfaat bagi kesehatan.

Makanan yang mengandung probiotik

Probiotik umumnya terkandung dalam makanan yang melalui proses fermentasi dengan bantuan bakteri atau jamur agar lebih tahan lama. Makanan yang kaya probiotik meliputi:

Yogurt

Selain dikenal sebagai suplemen yang sehat dan lezat, yogurt juga merupakan sumber probiotik yang hebat! Produk susu yang difermentasi dengan bakteri ini juga mengandung nutrisi dan nutrisi susu.

Keju

Meski secara umum juga melalui proses fermentasi, tidak semua keju mengandung probiotik. Beberapa jenis keju, seperti keju lunak, gouda, cheddar, dan mozzarella diketahui kaya akan probiotik.

Tempe

Khasiat khas Indonesia ini adalah hasil fermentasi kedelai dengan jamur Rhizopus. Selain kaya akan probiotik, tempe juga kaya vitamin B12 yang banyak terdapat pada produk hewani

Kimchi

Kimchi adalah kubis yang difermentasi. Spesialisasi makanan Korea ini mengandung probiotik Lactobacillus kimchi.

Acar Mentimun

Irisan ketimun yang melalui proses fermentasi dengan garam dan air mengandung probiotik. Namun, probiotik tidak ditemukan dalam acar, yang difermentasi menggunakan cuka.

Meskipun masih ada perdebatan tentang efek dan manfaat probiotik, tidak ada salahnya memasukkan probiotik sebagai asupan rutin. Karena banyak juga penelitian yang menunjukkan manfaat probiotik.

Demikian sedikit ulasan mengenai probiotik, nantikan artikel lainnya seperti balita dan anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here